Rabu, 27 November 2013

Menghindari Penyadapan

Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto Djojohadikusumo meminta pejabat negara Indonesia untuk tidak melakukan pembicaraan sensitif di telepon untuk menghindari penyadapan.

"Saya prihatin ada negara sahabat yang menyadap pimpinan kita," kata Prabowo selepas menjadi narasumber sebuah seminar di Jakarta, Rabu.

Prabowo mengatakan penyadapan intelijen adalah tindakan yang sering dilakukan semua negara di dunia.

"Saya kira pejabat-pejabat kita yang sekarang harus lebih waspada lagi," kata dia.

Selasa kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta rakyat Indonesia tetap tenang dan percaya penuh bahwa pemerintah dapat mengatasi dan menyelesaikan kasus penyadapan percakapan telepon oleh Australia yang telah mencederai hubungan baik kedua negara.

"Saya meminta kepada rakyat Indonesia untuk tetap tenang, percayalah pemerintah akan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan tugas dan kebijakan yang harus pemerintah jalankan," kata Presiden Yudhoyono setelah menggelar rapat terbatas membahas surat balasan Perdana Menteri Australia Tony Abbott soal penyadapan.

Kamis, 31 Oktober 2013

Muhammad Syukri Ghozali

Pria bernama lengkap Muhammad Syukri Ghozali yang masih duduk di bangku kuliah ini sudah mulai melakukan diet sejak tahun 2012 lalu.

Awalnya, pria kelahiran Jakarta ini untuk memulai diet adalah karena ia merasa kurang percaya diri dengan berat badan yang ia miliki saat itu. Dengan ketekunan dan keyakinannya, akhirnya ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 21 Kg.

"Sindiran dari teman-teman kuliah dan keluarga yang akhirnya justru memotivasi diri saya untuk melakukan diet", ungkap Oza.

"Dulu saya makan sesukanya dan tidak mementingkan apa yang saya makan, apalagi saya sangat suka gorengan yang jadi bahan cemilan saya.

Bahkan jika saya lapar pukul 02.00 pagi pun saya akan ke warung kopi terdekat dan makan mie rebus. Aktifitas olahraga pun sangat minimal, bisa dibilang saya 'hampir' tidak pernah berolahraga sejak masuk kuliah (2010) sampai memutuskan untuk diet (2012)", terang Oza tentang riwayat pola makannya dahulu.
Awal Mula Menjalani Program Diet

Ketika masih baru memulai diet dulu, Oza melakukan diet seperti yang apa banyak orang pikirkan tentang cara menurunkan badan dengan cepat yaitu mengurangi asupan makanan dan berolahraga. Saat itu, Oza hanya makan 2 kali sehari dengan porsi kecil dan diiringi nge-gym yang 'hanya' treadmil saja (karena masih takut berlatih beban).

Awalnya berat badan berhasil turun 3 kg dalam seminggu lalu dalam sebulan berat badannya kembali naik dan tidak ada perkembangan apapun.

"Dari situ saya akhirnya mulai mencari cara diet yang sebenarnya. Saya diberitahu dari teman tentang akun twitter @DennySantoso yang kemudian saya follow dan ikuti perkembangannya.

Saya pun mulai sering lihat channel mas denny di youtube tentang diet-diet yang amat sangat bermanfaat dan juga mulai sering baca-baca artikel bagus di situs duniafitnes.com , yang kemudian berhasil mengubah pola hidup dan pola pikir saya tentang diet", terang Oza.
Metode Diet & Latihan Untuk Menurunkan 21 Kg Berat Badan

"Saya mengikuti apa yang mas denny sarankan, mulai dari program latihan dan asupan makanan. Saya biasanya sarapan dengan roti gandum dengan selai kacang, makan siang dengan nasi merah ditemani ayam dada rebus serta sayur. Sedangkan untuk makan malam (setelah latihan) dengan nasi merah, ayam rebus atau ikan pepes, dan sayuran."

Untuk cemilannya, Oza lebih memilih buah-buahan, roti gandum atau cemilan sehat yang tidak mengandung lemak jahat. Dulunya saat ia merasa lapar di malam hari, biasanya lari ke warung kopi untuk makan mie rebus. Kini ia lebih memilih minum jus buah seperti pisang atau apel saat merasa lapar di tengah malam.

"Saya latihan bisa 4-5 kali seminggu. Untuk harinya disesuaikan (fleksibel) karena kuliah juga padat. Intinya latihan saya adalah latihan beban, lalu dilanjutkan dengan latihan kardio".

Dulunya Oza masih takut melakukan latihan beban, namun karena ia telag menyadari bahwa latihan beban juga penting dilakukan untuk mengoptimalkan pembakaran lemak serta membantu membentuk otot tubuh akhirnya ia rajin melakukan rutinitas latihan berikut ini:

Hari ke-1 : Latihan Dada- Latihan Bisep – Kardio

Hari ke-2 : Latihan Punggung - Latihan Trisep - Kardio

Hari ke-3 : Latihan Bahu - Latihan Bisep/Trisep - Kardio

Hari ke-4 : Latihan Kaki - Latihan Perut - Kardio

"Untuk latihan kardio saya selalu gunakan metode HIIT selama 7 bulan itu, atau jika bosan saya selingi dengan renang. Saat saya libur tidak latihan pun sesekali saya gunakan latihan circuit training di rumah", tambah Oza.
Halangan Saat Berdiet

Saat pertama kali melakukan diet dan hasilnya gagal, Oza sempat ingin berhenti. Namun, ia akhirnya membatalkan niatnya tersebut dan kembali meningkatkan latihan. Ia selalu ingat dengan sebuah pepatah yang sangat memotivasinya, yaitu when you feel like quiting, think about why you started.

"Walaupun lingkungan saya kurang mendukung untuk program diet dan latihan saya. Namun, alhamdulillah saya tidak terbawa lingkungan dan bahkan bisa membawa teman-teman saya untuk ikut fitness dan diet sehat" lanjut Oza.

"Saya ingin membentuk tubuh saya lebih ideal lagi, jangan sampai cepat puas. Dan juga ingin membantu teman-teman saya yang 'obesitas' untuk bisa 'berjuang' bareng-bareng dengan diet sehat. Bahkan dengan punya cerita seperti ini untuk menginspirasi orang lain sudah cukup menyenangkan buat saya" tambah Oza.
Motivasi & Kunci Suskes Oza dalam Keberhasilan Diet

"Yang terpenting adalah bulatkan tekad dulu dengan baik, dan segera memulai. Ya! Segera memulai, karena dengan memulai lah kita bisa dapat sesuatu yang baru. Saat memulai, nikmati prosesnya! Saat di tengah-tengah sudah mulai jenuh dan berhenti, saya selalu mengingat sebuah quote yang bagus when you feel like quiting, think about why you started".

Jumat, 27 September 2013

Penerapan 4G LTE

Pasar teknologi tekomunikasi seluler Tanah Air mulai bersiap menyambut penerapan 4G LTE (long term evolution). Qualcomm, produsen chipset terbesar di dunia, pun berencana menghadirkan chipset prosesor andalannya yang mendukung ponsel berbasis LTE.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa (terealisasi). Akan ada smartphone LTE high-end yang menggunakan chipset Qualcomm, juga nanti ada chipset untuk ponsel-ponsel merek lokal," jelas Ben Siagian Country Manager Qualcomm Indonesia, di Jakarta. "Prosesor Snapdragon 800 bisa untuk local brand. Kami sangat usahakan," tandasnya. Dia menambahkan, chipset yang mendukung LTE itu secara arsitektur, teknologi, dan desain berbeda dengan chipset sebelumnya. Namun, ia menjamin chipset tersebut akan tetap terjangkau.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, teknologi chipset itu akan mengakomodasi frekuensi 2,3 GHz, sama halnya seperti yang sudah berjalan di China maupun India. Untuk mitra produsen perangkat, Ben mengatakan Qualcomm sudah menjajakinya dengan sejumlah produsen lokal dan global. Sayang, ia tak bersedia membeberkan siapa saja mitra yang sudah menjalin kata sepakat.